Pemkab Kaur Perkuat Pengendalian Inflasi, Antisipasi Kenaikan Harga Pangan
KAUR, SUARAJURNAL.COM — Pemerintah Kabupaten Kaur memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah dengan mengikuti Zoom Meeting Pengendalian Inflasi dan Program 3 Juta Rumah yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (24/08/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur dan diikuti Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kaur, Ujang Syafiri, S.IP., bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti sejumlah faktor yang berpotensi mempengaruhi stabilitas harga pangan, salah satunya kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang.
Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak terhadap ketersediaan sejumlah komoditas pangan dan berpotensi mendorong kenaikan harga di berbagai daerah.
Dalam pemantauan pemerintah pusat, sejumlah kebutuhan pokok, seperti minyak goreng dan beras, masih berada dalam kondisi relatif stabil. Namun, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga dalam sepekan terakhir, salah satunya cabai.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kemendagri meminta pemerintah daerah, termasuk pemerintah kabupaten dan kota, untuk mengambil langkah antisipatif guna mengendalikan harga serta menjaga daya beli masyarakat.
Penguatan koordinasi antar-OPD, pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di lapangan, serta langkah intervensi apabila diperlukan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya gejolak harga.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kaur, Ujang Syafiri, S.IP., mengatakan Pemkab Kaur akan terus melakukan langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok di daerah.
“Harapan kita Kabupaten Kaur bisa mengatasi kenaikan harga bahan pokok dan menjaga agar harga tetap stabil. Untuk itu, kita akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan bersama OPD terkait,” ujar Ujang.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor diperlukan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga sekaligus mencegah kenaikan harga yang dapat membebani masyarakat.
Pemkab Kaur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengendalian inflasi melalui pemantauan kondisi pasar, koordinasi antarinstansi, serta langkah-langkah strategis sesuai perkembangan harga dan ketersediaan komoditas di daerah.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Kaur tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.
Seprial Azwar
