KAUR, SUARA JURNAL — Pemerintah Desa Suka Jaya, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, terus mendorong pemanfaatan potensi sumber daya manusia (SDM) dan sektor pertanian melalui kegiatan pengelolaan pupuk organik, khususnya pembuatan pupuk kompos, serta pengelolaan pakan ternak fermentasi. Selasa, (01/09/2026)
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Desa Suka Jaya dalam memanfaatkan potensi yang ada di masyarakat, baik di bidang pertanian maupun peternakan. Meski dalam pelaksanaannya masih menghadapi keterbatasan pendanaan, kegiatan tetap dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang dinilai positif.
Pengelolaan pupuk organik dilakukan melalui proses pembuatan pupuk kompos, sementara di bidang peternakan masyarakat juga mengembangkan pengelolaan pakan ternak fermentasi sebagai salah satu upaya memanfaatkan bahan yang tersedia sekaligus mendukung kebutuhan pakan bagi peternak.
Kegiatan tersebut didukung oleh tenaga pekerja yang dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman, sehingga proses pelaksanaan dapat berjalan secara optimal meskipun masih terdapat sejumlah keterbatasan, terutama dari sisi pendanaan.
Kepala Desa Suka Jaya, Muklisin, mengatakan kegiatan pengelolaan pupuk organik dan pakan ternak fermentasi merupakan potensi yang sangat baik untuk terus dikembangkan.
«“Kegiatan ini sangat bagus karena memang dilakukan oleh pekerja yang mumpuni dan berpengalaman, sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, meskipun ada sedikit kendala dalam pendanaan,” ujar Muklisin.»
Menurutnya, keterbatasan pendanaan tidak menjadi alasan untuk menghentikan kegiatan. Pemerintah Desa Suka Jaya justru terus berupaya agar potensi yang sudah dimiliki masyarakat dapat dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih besar.
Muklisin menjelaskan, Pemerintah Desa Suka Jaya juga telah berupaya mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, khususnya bidang PSP.
Upaya tersebut dilakukan melalui wadah Kelompok Tani (Koptan) di Desa Suka Jaya, dengan mengajukan dua proposal yang diharapkan dapat menunjang pengembangan sektor pertanian dan mendukung aktivitas masyarakat.
Proposal pertama berupa permohonan bantuan Unit Pengelolaan Pupuk Organik (UPPO). Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sarana dan prasarana pengelolaan pupuk organik serta menunjang kegiatan pembuatan pupuk kompos yang selama ini telah berjalan.
Sedangkan proposal kedua berkaitan dengan Akses Jalan Usaha Tani (JUT). Usulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat menuju kawasan pertanian sekaligus mempermudah aktivitas petani dalam mengangkut sarana produksi maupun hasil pertanian.
“Kami sudah mengajukan proposal melalui Koptan yang ada di Desa Suka Jaya. Ada dua proposal, yaitu permohonan bantuan UPPO dan akses Jalan Usaha Tani. Mudah-mudahan ini bisa mendapat perhatian dari pemerintah,” jelas Muklisin.
Selain bantuan sarana dan prasarana, Muklisin juga berharap Dinas Pertanian Kabupaten Kaur dapat memberikan ruang, pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat Desa Suka Jaya untuk mengembangkan kemampuan yang sudah dimiliki.
Menurutnya, dukungan pemerintah tidak hanya dalam bentuk bantuan fisik, tetapi juga dapat berupa pelatihan, pembinaan, pendampingan teknis, peningkatan kualitas pengelolaan pupuk organik maupun pakan ternak fermentasi, serta membuka peluang pengembangan kegiatan agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kami sangat berharap dengan dinas terkait, khususnya Dinas Pertanian Kaur, bisa memberikan ruang atau bantuan untuk menunjang potensi SDM di desa kami,” harapnya.
Ia menilai, apabila kegiatan tersebut mendapat dukungan dan pendampingan yang berkelanjutan, pengelolaan pupuk organik, pembuatan pupuk kompos dan pakan ternak fermentasi di Desa Suka Jaya berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru.
Di sisi lain, keberadaan akses Jalan Usaha Tani yang memadai juga dinilai penting untuk mendukung aktivitas petani, khususnya dalam memperlancar mobilitas menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil maupun sarana produksi pertanian.
Pemerintah Desa Suka Jaya berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur, khususnya Dinas Pertanian, dapat memberikan perhatian terhadap potensi yang telah dikembangkan masyarakat desa.
Kegiatan pengelolaan pupuk organik, pembuatan pupuk kompos hingga pakan ternak fermentasi yang sudah mulai dikembangkan, ditambah adanya SDM yang memiliki kemampuan dan pengalaman, dinilai menjadi modal penting untuk mendapatkan pembinaan serta dikembangkan lebih lanjut.
Muklisin berharap dukungan pemerintah daerah dapat diberikan sesuai dengan program dan ketentuan yang berlaku, sehingga potensi yang ada di Desa Suka Jaya tidak hanya berjalan sebagai kegiatan desa, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
«“Kami berharap pemerintah daerah bisa melihat dan memberikan perhatian terhadap potensi yang ada di desa. Kami bukan hanya berharap bantuan, tetapi juga pembinaan dan ruang untuk mengembangkan SDM yang sudah kami miliki. Mudah-mudahan proposal yang telah kami sampaikan dapat menjadi perhatian dan mendapat tindak lanjut sesuai dengan program dan ketentuan yang berlaku,” pungkas Muklisin.»
^Seprial Azwar^

