Rokan Hulu – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2024 resmi dimulai di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan kegiatan serentak di seluruh kecamatan, yang dipusatkan di Puskesmas Rambah pada hari Selasa (23/07/24).
Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Asisten II Setda Rohul, Drs. H. Ibnu Ulya, M.Si, dan sejumlah tokoh masyarakat seperti Kepala Kemenag Zulkili Syarif, Camat Rambah, perwakilan dari Dinas Pendidikan, Kepolisian Sektor (Polsek), serta Komando Distrik Militer (Kodim). Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan vaksinasi kepada anak-anak berusia 0 hingga 7 tahun 11 bulan 29 hari di wilayah Rambah.
Dalam sambutannya, Asisten II Setda Rohul, Drs. H. Ibnu Ulya, M.Si menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif semua pihak untuk memastikan setiap anak di Rambah mendapatkan vaksinasi polio. “Kita harus memastikan bahwa tidak ada satu pun anak yang terlewatkan dalam program ini. Ini adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan anak-anak kita dan persiapan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ibnu Ulya.
Polio, sebuah penyakit menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen, masih menjadi ancaman serius terhadap kesehatan anak-anak. Melalui vaksinasi ini, diharapkan setiap anak dapat membangun kekebalan tubuh yang kuat terhadap virus polio sejak dini. “Kami berharap dengan melakukan imunisasi ini, kita bisa mencegah penyebaran penyakit ini di masa yang akan datang,” tambah Ibnu Ulya.
Kegiatan di Puskesmas Rambah menjadi pusat perhatian dengan proses pemberian tetes vaksin polio pertama kepada sejumlah balita sebagai simbol dimulainya PIN Polio Tahun 2024. Peran aktif dari seluruh komponen masyarakat, termasuk sekolah-sekolah dan para orang tua, dianggap sangat krusial dalam keberhasilan program ini.
“Kepentingan bersama kita adalah melindungi anak-anak dari ancaman penyakit yang dapat dicegah ini. Mari kita bersatu untuk kesehatan generasi masa depan,” ungkap Ibnu Ulya dengan penuh semangat.
Selain upaya dalam pemberian vaksin, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya imunisasi dan membangun kepercayaan bahwa vaksinasi adalah langkah aman dan efektif dalam menjaga kesehatan anak-anak. “Kami akan terus berusaha mengatasi setiap kendala yang mungkin timbul untuk memastikan keberhasilan program ini,” kata Ibnu Ulya, menggarisbawahi komitmen pemerintah dalam mendukung upaya kesehatan masyarakat.
Pencanangan PIN Polio tahun ini diharapkan tidak hanya sebagai satu kali kegiatan, tetapi juga sebagai komitmen berkelanjutan dalam memperkuat sistem kesehatan masyarakat. Semoga dengan upaya bersama ini, Rambah dapat menjadi contoh keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi pertumbuhan anak-anaknya.
Dengan demikian, kegiatan pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tahun 2024 di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berlangsung dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Ini adalah langkah konkret dalam melindungi anak-anak dari potensi bahaya penyakit polio, sekaligus investasi bagi masa depan Indonesia yang lebih sehat dan produktif.


























